Kondom, Alat Pengaman Seks Terfavorit

detail berita

Kondom, alat pengaman seks terfavorit (Foto: Corbis)

KONDOM telah lama dikenal sebagai alat kontrasepsi paling aman. Kondom akan sangat efektif bila digunakan dengan benar. Kemudahan memiliki kondom di banyak tempat, bahkan tanpa melalui resep dokter sekali pun, membuat kondom jadi alat pengaman seks terfavorit.

Kondom cocok digunakan bagi pasangan yang butuh alat kontrasepsi siap pakai atau sementara. Namun, tidak cocok bagi pria yang mengalami ejakulasi dini, tidak dapat atau tidak suka diganggu ketika akan mencapai orgasme.

Kondom juga dipakai sebagai upaya merebaknya penyakit kelamin menular seksual (PMS) yang kini sering meningkat. Kondom dapat digunakan tiap kali Anda melakukan hubungan seks, oral seks, anal seks dengan pasangan.

Kecuali Anda tahu bahwa Anda dan pasangan bebas dari penyakit menular seksual, kondom bisa berfungsi secara efektif.

Nah untuk Anda yang ingin mengetahui beberapa tip dari Health Wise berikut, okezone mengulasnya:

1. Membeli kondom lateks yang dijual di Amerika Serikat. Kondom ini memenuhi standar keamanan yang ketat dan cenderung tidak pecah atau bocor.

2. Jauhkan kondom dalam paket sampai siap untuk digunakan.

3. Periksa kondom dari tanggal kedaluwarsa. Buanglah kondom yang telah melewati tanggal kedaluwarsa.

4. Hindari menyimpan karet kondom (lateks) dalam tempat yang hangat (seperti laci mobil). Panas dapat melemahkan karet dan meningkatkan kemungkinan kondom akan bocor.

5. Membuka kondom dengan hati-hati untuk menghindari lubang-lubang kecil di dalamnya melebar dengan kuku jari Anda.

6. Pasang kondom segera setelah Mr P Anda ereksi, sebelum melakukan penetrasi. Kondom dapat diletakkan sebagai komponen dalam bercinta.

8. Jaga agar ujung kondom masih memiliki sedikit udara. Kondisi ini menyisakan ruang untuk air mani ketika Mr P berejakulasi. Selain itu, kondom lebih kecil kemungkinannya untuk bocor jika sperma sudah menyebar ke ujung kondom, sehingga tak ada lagi udara di dalam kondom.

9. Jauhkan terus ujung kondom. Membuka gulungan pada Mr P yang ereksi, semua cara untuk rambut kemaluan.

10. Gunakan pelumas di bagian luar ketika kondom sudah dipakai. Gunakan pelumas seperti Astroglide, Slippery Stuff, atau KY jelly, yang tidak mengandung minyak. Jangan pernah menggunakan Vaseline, minyak, lotionbaby oil atau apapun dengan minyak di dalamnya. Minyak dapat memperlemah lateks karet dan menyebabkan kondom menjadi tak bagus dan mungkin mengganggu Miss V pasangan Anda. Baca label terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kondom yang Anda pilih tidak mempunyai minyak pelumas di dalamnya.

11. Setelah ejakulasi, tekan ke bawah kondom (oleh rambut kemaluan) yang sedang Anda pakai, dan tarik keluar saat Mr P masih ereksi. Hal ini akan mencegah air mani tumpah di luar kondom.

12. Buka kondom dan membuangnya. Gunakan kondom baru setiap kali Anda melakukan hubungan seks, dengan cara oral atau anal seks.

13. Cucilah tangan usai menangani kondom bekas.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 458 other followers

%d bloggers like this: